
Sinergi Lintas Sektor, Seminar Nasional Dorong Pembangunan Banua yang Transparan
Banjarmasin – Upaya memperkuat kolaborasi dalam pembangunan daerah kembali digaungkan melalui seminar nasional yang digelar oleh BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan bersama IKA PMII Kalimantan Selatan pada Senin (20/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Galaxy Hotel ini mengangkat tema besar tentang pentingnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam membangun Banua.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh berpengaruh sebagai narasumber utama. Di antaranya Anggota VI BPK RI, Drs. H. Fathan Subchi, M.A.P, yang menyampaikan pandangan strategis terkait peran pengawasan keuangan negara. Selain itu, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, serta akademisi Prof. Dr. H. Abdul Hafiz Anshari, AZ, MA turut memberikan perspektif dari sektor keuangan dan keilmuan.
Seminar ini juga dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, mulai dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, kepala daerah kabupaten/kota, hingga anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Kehadiran lintas sektor ini mempertegas komitmen bersama dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kesuksesan acara tidak terlepas dari persiapan matang panitia, khususnya para kader PMII yang telah bekerja jauh hari sebelumnya. Antusiasme tinggi terlihat dari partisipasi sekitar 1.000 peserta yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan.
Dalam pemaparannya, Fathan Subchi menekankan bahwa peran Badan Pemeriksa Keuangan tidak hanya sebatas mengaudit, tetapi juga menjadi pendorong terciptanya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor perbankan, dan masyarakat sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Salah satu peserta, Rahmatullah, mengungkapkan bahwa seminar ini memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya peran bersama dalam pembangunan. Ia menilai materi yang disampaikan mudah dipahami dan membuka wawasan tentang tanggung jawab kolektif dalam menciptakan tata kelola yang baik.
“Melalui kegiatan ini, kita semakin memahami bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat dan berbagai lembaga lainnya,” ujarnya.
Tak hanya menjadi forum diskusi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian sekretariat baru sebagai pusat aktivitas dan pergerakan di wilayah Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.
Dengan terselenggaranya seminar ini, diharapkan sinergi antara Badan Pemeriksa Keuangan, pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dapat semakin kuat. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam mewujudkan Kalimantan Selatan yang lebih maju, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

