
Tolak Keras Rencana Budi Arie Gabung Gerindra, DPC Gerindra HSU: Kami Bukan Tempat Menumpang Kepentingan Sesaat
STORYBANUA,COM, AMUNTAI – Rencana mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi untuk bergabung ke Partai Gerindra terus menuai reaksi penolakan dari jajaran pengurus dan kader di tingkat daerah. Kali ini, sikap tegas datang dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
DPC Gerindra HSU menegaskan tidak akan memberi karpet merah bagi Budi Arie, dan secara terbuka menyatakan penolakan terhadap rencana tersebut.
Ketua DPC Partai Gerindra HSU, Hj.Erlyn Febrina, menegaskan bahwa meskipun hak politik setiap warga negara dihormati, namun keputusan untuk menerima anggota baru harus melewati mekanisme internal partai dan pertimbangan matang bersama seluruh kader.
“Kami di sini sudah bersepakat. Sikap kami jelas: menolak rencana bergabungnya Budi Arie ke Gerindra,” ujar Hj. Erlyn Febrina kepada awak media di Amuntai.
Sikap penolakan ini didasari oleh kekhawatiran yang mendalam dari para kader Gerindra HSU. Mereka menilai, rencana bergabungnya Budi Arie sarat dengan muatan kepentingan pribadi dan hanya bersifat oportunistik, bukan murni ideologi perjuangan partai.
Lebih lanjut, kader di HSU juga mengkhawatirkan rekam jejak serta kontroversi yang pernah melekat pada sosok Budi Arie dapat mencoreng citra Partai Gerindra di mata masyarakat. Gerindra, selama ini, dikenal konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.
“Kami ingin menjaga marwah Partai Gerindra sebagai partai perjuangan rakyat. Kami bukan tempat bagi mereka yang sekadar menumpang kepentingan sesaat atau mencari perahu politik baru demi ambisi pribadi,” tutup Hj. Erlyn Febrina dengan tegas.
Pernyataan ini menambah daftar panjang penolakan dari berbagai DPC Gerindra di daerah terhadap rencana bergabungnya Budi Arie Setiadi.

