
MUI dan Tokoh Agama Kalsel Dukung Penuh Polri Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
STORYBANUA.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama sejumlah tokoh agama dan tokoh adat di Kalimantan Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas tindak pidana korupsi. Dukungan ini secara khusus diarahkan pada pengungkapan berbagai kasus rasuah yang berdampak luas dan tengah menjadi sorotan masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua Umum MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan, H. Muhammad Zailani, secara resmi menegaskan komitmen pihaknya untuk berdiri di belakang kepolisian. Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dijalankan secara profesional, berintegritas, dan tidak tebang pilih.
”Kami mendukung upaya Polri dalam memberantas korupsi, khususnya terhadap kasus-kasus yang berdampak luas bagi masyarakat. Penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan tidak tebang pilih merupakan harapan seluruh masyarakat,” tegas Zailani dalam pernyataannya.
Dukungan serupa juga disuarakan oleh elemen tokoh agama dan adat setempat. Mereka menilai bahwa penanganan perkara yang dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prosedur hukum merupakan instrumen krusial untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Masyarakat dan para tokoh berharap Polri terus menunjukkan konsistensinya dalam menindak siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu. Langkah tegas dan tidak pandang bulu ini dinilai sebagai kunci agar proses penegakan hukum benar-benar dapat memberikan rasa keadilan yang nyata bagi masyarakat luas.
Di akhir pernyataannya, H. Muhammad Zailani menyampaikan harapan agar komitmen kuat dari institusi kepolisian ini dapat terus dipertahankan. Konsistensi dalam pemberantasan korupsi diyakini akan menjadi fondasi utama bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih serta mendorong terwujudnya Provinsi Kalimantan Selatan yang semakin maju di masa mendatang.

