
Kebakaran Hanguskan Rumah dan Gudang di Batumandi, Dinsos Balangan Salurkan Bantuan Logistik
STORYBANUA.COM, BALANGAN – Dinas Sosial Kabupaten Balangan melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Teluk Mesjid RT 05, Kecamatan Batumandi, Senin (27/7/2026). Bantuan disalurkan setelah petugas melakukan survei dan asesmen di lokasi kejadian.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Balangan, M. Syamsudinnoor, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan dengan mendatangi lokasi untuk mendata korban, memverifikasi tingkat kerusakan bangunan, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait pengajuan proposal santunan kebakaran.
“Setelah menerima laporan kejadian, kami langsung melakukan asesmen di lokasi, mendata korban, memverifikasi tingkat kerusakan bangunan, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa terkait pengajuan proposal santunan kebakaran. Bantuan logistik juga telah kami serahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar korban,” ujarnya.
Berdasarkan hasil asesmen, musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 WITA pada Minggu (26/7/2026). Api menghanguskan satu unit rumah milik warga hingga rusak 100 persen. Selain itu, gudang aset rukun kematian juga ikut terbakar dengan tingkat kerusakan mencapai 100 persen.
Korban terdampak dalam peristiwa tersebut adalah Fathur Rahman (52) selaku kepala keluarga dan Nurul Huda (45).
Bantuan yang disalurkan Dinas Sosial Kabupaten Balangan meliputi terpal, karpet, kasur lipat, paket kompor beserta tabung gas, peralatan dapur, paket sembako, pakaian dewasa laki-laki dan perempuan, sarung, satu dus mi instan, family kit, kid wear, makanan siap saji, serta lauk pauk.
Dinas Sosial Kabupaten Balangan berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban sekaligus memenuhi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan pascakebakaran. Pemerintah daerah juga akan terus memantau kondisi korban dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
Kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya api, terutama di permukiman padat penduduk. Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik dan memastikan kompor dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah guna mencegah kejadian serupa terulang.

