Pemkab Balangan Perkuat SDM Pengurus Koperasi Lewat Diklat dan Sertifikasi BNSP

Pemkab Balangan Perkuat SDM Pengurus Koperasi Lewat Diklat dan Sertifikasi BNSP

STORYBANUA.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus mengambil langkah meningkatkan kualitas tata kelola koperasi melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Para pengurus koperasi dikirim mengikuti Diklat Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Skema Pengurus Koperasi di Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, pada 12–14 Agustus 2026.

Pelatihan ini dirancang memberikan pemahaman sekaligus meningkatkan kemampuan pengurus dalam mengelola koperasi secara lebih profesional. Materi mencakup administrasi, pengelolaan organisasi, pengembangan usaha, dan peningkatan pelayanan kepada anggota.

Perwakilan Balai Diklat Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Yuliansyah, menyampaikan bahwa tantangan koperasi saat ini semakin berkembang seiring perubahan pola usaha dan kebutuhan masyarakat. Pengurus dituntut tidak hanya mampu mempertahankan pola pengelolaan yang sudah berjalan, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi dengan perkembangan koperasi modern.

“Harapannya, kita membawa dan mengubah cara berpikir serta memiliki komitmen baru. Ilmu yang diperoleh dapat digunakan untuk memperbaiki dan memperkuat kelembagaan koperasi secara proporsional,” ujar Yuliansyah.

Ia menekankan peserta tidak menjadikan sertifikat sebagai satu-satunya hasil yang ingin dicapai. Pengetahuan, pengalaman, dan pola pikir baru yang diperoleh selama pelatihan harus diterapkan saat kembali menjalankan tugas di koperasi masing-masing.

Selain peningkatan kapasitas, kegiatan ini memberikan kesempatan peserta mengikuti uji sertifikasi BNSP sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi pengurus dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Plt Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Balangan, Abdurrahman Arrahim, saat membuka kegiatan secara resmi mengatakan, koperasi memiliki posisi strategis sebagai pilar penguatan perekonomian masyarakat. Keberhasilan koperasi tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia di balik pengelolaannya.

“Koperasi yang kuat harus memiliki SDM yang kompeten. Pengurus merupakan inti dari berjalan atau tidaknya sebuah koperasi,” tegasnya.

Ia berharap peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan koperasi di Kabupaten Balangan. Dengan pengurus profesional, koperasi diharapkan mampu memberikan pelayanan lebih baik, mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta memenuhi kebutuhan anggota.

Penguatan koperasi tidak hanya diarahkan membangun organisasi sehat, tetapi juga menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan, khususnya di tingkat desa.

CATEGORIES
TAGS
Share This