15 Pasang Nanang Galuh HSU Unjuk Bakat Demi Lestarikan Budaya di Era Digital

15 Pasang Nanang Galuh HSU Unjuk Bakat Demi Lestarikan Budaya di Era Digital

STORYBANUA.COM, HULU SUNGAI UTARA – Weekend kemarin pecah banget nih! Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rahman Hariadi, resmi ngebuka ajang Malam Seni dan Budaya di halaman Sekretariat Pemda HSU, Sabtu (11/7/2026) malam.

​Acara ini tuh bagian dari hype rangkaian pemilihan Nanang dan Galuh (Naga) HSU tahun 2026. Bukan sekadar ajang adu pesona, event ini jadi bukti nyata support system dari Pemkab HSU buat generasi muda biar terus ngejadiin seni dan budaya sebagai tameng pelestari kearifan lokal. Pokoknya, biar budaya asli daerah kita nggak kalah pamor sama tren luar negeri!

​Waktu ngasih sambutan, Pak Rahman ngingetin banget betapa pentingnya keep in touch sama roots atau nilai-nilai luhur budaya lokal. Di tengah gempuran arus globalisasi dan modernisasi digital yang serba cepat, budaya asli nggak boleh sampai luntur.

​”Pemerintah daerah melalui Disdikbud terus berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga pada penguatan karakter berbasis kebudayaan,” tegas Rahman.

​Beliau juga nambahin, panggung Malam Seni dan Budaya ini jadi wadah unjuk gigi alias pembuktian bakat terbaik para peserta. Harapannya, para finalis bisa nge-blend nilai-nilai sejarah, tradisi, seni musik, tari, sampai sastra daerah dengan vibes anak muda yang kreatif, fresh, dan dinamis abis.

​Malam itu suasana makin seru waktu 15 pasang Nanang dan Galuh tampil all-out pamer skill dan bakat mereka. Dari performance kece ini, nantinya bakal disaring ketat jadi 9 pasang best of the best yang berhak dapet tiket melaju ke babak final.

​Siap dukung jagoan kalian?

CATEGORIES
TAGS
Share This