
Pemkab Balangan Dorong Daya Saing UMKM Lewat Bimtek Legalitas dan Produktivitas
STORYBANUA.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Legalitas, Kapasitas, dan Produktivitas UMKM Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Jelita Tanjung, Kabupaten Tabalong, pada 4–7 Juni 2026.
Bimtek yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan ini diikuti oleh 30 pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Bumi Sanggam. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mendorong UMKM agar semakin profesional, memiliki legalitas usaha yang lengkap, serta mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan, Abdurrahman Arrahimi, menjelaskan bahwa kegiatan yang bersumber dari Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Tahun Anggaran 2026 ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Inkubator Bisnis Balangan (LINK-B). Menurutnya, pelatihan ini menjadi wadah penting bagi para pelaku usaha untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang aspek legalitas dan manajemen usaha.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para pelaku UMKM dapat semakin memahami pentingnya legalitas usaha dan mampu mengelola bisnisnya secara lebih profesional sehingga dapat berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Pentingnya Legalitas untuk Pengembangan Usaha
Sepanjang pelaksanaan bimtek, peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari tata cara pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Halal, Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), hingga pendaftaran merek dagang. Selain aspek legalitas, peserta juga diberikan pengetahuan untuk memperkuat kapasitas manajemen usaha agar pengelolaan keuangan dan pemasaran dapat berjalan lebih efektif.
Abdurrahman menambahkan bahwa legalitas usaha merupakan pintu masuk bagi UMKM untuk mengakses berbagai program pemerintah, permodalan, hingga perluasan pasar. Dengan memiliki dokumen legal yang lengkap, pelaku UMKM dapat lebih percaya diri dalam menjalin kerja sama dengan mitra bisnis yang lebih besar.
Data UMKM Balangan: Masih Banyak yang Perlu Dilengkapi
Bimtek tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Balangan, Muhammad Nor. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Berdasarkan data tahun 2025, terdapat sekitar 11.237 UMKM di Kabupaten Balangan. Namun, dari jumlah tersebut baru 4.092 UMKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Angka ini menunjukkan masih banyak pelaku usaha yang perlu difasilitasi untuk mendapatkan legalitas usaha agar dapat berkembang secara optimal.
“Pemerintah Kabupaten Balangan terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui program pemberdayaan, pendampingan, fasilitasi legalitas, hingga perluasan pemasaran agar produk lokal semakin berdaya saing,” tegasnya.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap semakin banyak UMKM di daerah yang memiliki legalitas lengkap, mampu meningkatkan kualitas produk, serta siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, sektor UMKM diharapkan menjadi tulang punggung perekonomian yang tangguh dan mandiri.
Dukungan penuh dari pemerintah daerah, baik melalui fasilitasi pelatihan maupun akses permodalan, diyakini akan mendorong pertumbuhan UMKM yang berkualitas dan berdaya saing tinggi demi kesejahteraan masyarakat Balangan.

