Hidupkan Kembali Burdahan, Mahasiswa KKN UIN Antasari Serahkan Buku Burdah kepada Masyarakat Batu Hayam

Hidupkan Kembali Burdahan, Mahasiswa KKN UIN Antasari Serahkan Buku Burdah kepada Masyarakat Batu Hayam

STORY.BANUA, Hulu Sungai Tengah – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Antasari Banjarmasin di Batu Hayam, Desa Murung B, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menghadirkan kembali kegiatan Burdah dalam rutinan keagamaan ibu-ibu sebagai salah satu program unggulan selama pelaksanaan KKN.

Rutinan keagamaan ibu-ibu dilaksanakan setiap Kamis dan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan secara bergantian. Pembacaan Burdah sendiri sebelumnya pernah dilaksanakan oleh masyarakat Batu Hayam, namun dalam perkembangannya tidak lagi menjadi bagian dari kegiatan rutin tersebut.

Melihat hal tersebut, mahasiswa KKN UIN Antasari berinisiatif menghadirkan kembali pembacaan Burdah bersama masyarakat. Kegiatan ini kemudian dilaksanakan secara mingguan dengan memanfaatkan momentum rutinan keagamaan ibu-ibu setiap Kamis. Kehadiran Burdah bukan dimaksudkan sebagai kegiatan baru, melainkan sebagai upaya untuk menghidupkan kembali kegiatan keagamaan yang sebelumnya telah dikenal oleh masyarakat Batu Hayam.

Dalam setiap pelaksanaannya, mahasiswa KKN turut mengikuti pembacaan Burdah bersama ibu-ibu setempat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan selama masa pengabdian di Batu Hayam.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan, mahasiswa KKN UIN Antasari juga menyerahkan buku Burdah kepada masyarakat pada Kamis, 17 September 2026. Buku tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan dalam kegiatan keagamaan masyarakat, termasuk setelah masa KKN berakhir.

“Burdah sebenarnya bukan kegiatan yang benar-benar baru bagi masyarakat Batu Hayam karena sebelumnya pernah dilaksanakan. Kami mencoba menghadirkannya kembali dalam rutinan ibu-ibu sekaligus menyerahkan buku Burdah agar nantinya dapat terus digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar  perwakilan mahasiswa KKN UIN Antasari di Batu Hayam.

Pelaksanaan Burdah dan penyerahan buku tersebut menjadi bentuk pengabdian yang berangkat dari kebiasaan serta kehidupan keagamaan masyarakat setempat. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan kegiatan selama masa KKN, tetapi juga berupaya memberikan sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melanjutkan kegiatan secara mandiri.

Mahasiswa KKN UIN Antasari berharap kehadiran kembali Burdah dapat menambah keberagaman kegiatan dalam rutinan keagamaan ibu-ibu Batu Hayam. Penyerahan buku Burdah juga diharapkan menjadi salah satu bentuk keberlanjutan program sekaligus kenang-kenangan yang bermanfaat bagi masyarakat setelah berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Desa Murung B.

Penulis : Tim KKN Tematik 1 Dusun Batu Hayam

Sumber : Tim KKN Tematik 1 Dusun Batu Hayam

CATEGORIES
TAGS
Share This