
Pemkab Balangan Terapkan Kartu Kredit Indonesia untuk Modernisasi Pengelolaan Keuangan Daerah
STORYBANUA.COM, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan resmi mengaktifkan penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem pengelolaan keuangan daerah. Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi pelaksanaan belanja daerah.
Penerapan KKI tersebut diharapkan dapat meminimalisir penggunaan uang tunai dalam transaksi keuangan, sekaligus mendukung sistem pembayaran non-tunai yang lebih aman, tertib, dan mudah diawasi.
Implementasi KKI melibatkan seluruh perangkat daerah sebagai pengguna anggaran, khususnya bendahara pengeluaran dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang memiliki peran dalam pelaksanaan transaksi keuangan. Melalui sistem ini, setiap transaksi dapat tercatat secara digital dan real-time, sehingga mempermudah proses pengawasan serta pelaporan keuangan daerah.
Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Balangan, Kamrani, S.E., M.M., menyampaikan bahwa penerapan KKI merupakan bagian dari reformasi birokrasi di bidang keuangan yang sejalan dengan kebijakan nasional dalam mendorong digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
“Dengan diterapkannya KKI, diharapkan pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih transparan, akuntabel, dan efisien, serta mampu mengurangi potensi kesalahan maupun penyimpangan dalam penggunaan anggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKPAD Balangan, Mustakim, menjelaskan bahwa KKI merupakan salah satu inovasi strategis dalam pengelolaan uang persediaan (UP) dan likuiditas keuangan daerah dengan instrumen modern.
“KKI ini adalah salah satu inisiatif strategis yang dilakukan oleh Pemkab Balangan dalam pengelolaan UP dan likuiditas keuangan dengan instrumen modern, dengan harapan dapat mendorong inklusi keuangan serta meminimalisasi peredaran uang tunai,” katanya.
Selain meningkatkan pengawasan, penggunaan KKI juga memberikan kemudahan dalam proses administrasi, mempercepat pelaksanaan kegiatan, serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah secara keseluruhan.
Pemerintah Kabupaten Balangan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memperkuat pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan daerah demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel.

