
Balangan Coal Gelar Capacity Building untuk Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi Merah Putih
STORYBANUA.COM, BALANGAN – Balangan Coal bersama PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) dan PT Saptaindra Sejati (SIS) bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskopukmnaker) Kabupaten Balangan menggelar kegiatan Capacity Building bagi pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), di Hotel Ar-Raudah Syari’ah Balangan, 6 hingga 8 April 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 78 pengurus dari 39 KDKMP yang berada di wilayah operasional perusahaan, meliputi Kecamatan Paringin, Paringin Selatan, Juai, Awayan, dan Halong. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan koperasi agar mampu berkembang secara mandiri, profesional, dan berkelanjutan.
Berbagai materi diberikan kepada peserta melalui metode inkubasi kelompok dan praktik langsung dengan menghadirkan narasumber dari Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda). Materi yang disampaikan mencakup kepemimpinan koperasi, pengembangan pola pikir kewirausahaan, identifikasi model bisnis berbasis potensi desa, penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT), teknik public speaking, penyusunan proposal usaha dan mitigasi risiko, hingga penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK).
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, yang membuka kegiatan tersebut, menilai Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian desa melalui berbagai unit usaha yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, saya berharap para pengurus dapat meningkatkan kompetensi, memahami regulasi terbaru, menerapkan tata kelola keuangan yang transparan, serta membangun kerja sama tim yang solid. Koperasi adalah usaha bersama yang keberhasilannya ditentukan oleh kekompakan seluruh pengurus dan anggota,” ujarnya.
Ketua Panitia Capacity Building KDKMP, Ali Sulaiman, mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya pengetahuan dan berbagi pengalaman dalam mengelola koperasi.
“Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan saling berbagi pengalaman. Ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam membangun koperasi yang kuat serta mendorong kemajuan desa,” katanya.
Sementara itu, CSR Section Head Balangan Coal, Heriansyah Rusli, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan program percontohan (pilot project) yang menyasar pengurus koperasi terpilih dari sejumlah desa di wilayah binaan perusahaan.
“Peserta yang mengikuti kegiatan ini merupakan perwakilan yang telah dipilih. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai agar manfaatnya dapat diterapkan dalam pengelolaan koperasi di desa masing-masing,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pengurus Koperasi Merah Putih semakin siap mengelola organisasi secara profesional, mampu mengembangkan potensi ekonomi desa, serta menjadi motor penggerak kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Balangan.
