BKPSDM Balangan Luncurkan SICAPER, Perkuat Digitalisasi Tata Kelola Persuratan

BKPSDM Balangan Luncurkan SICAPER, Perkuat Digitalisasi Tata Kelola Persuratan

STORYBANUA.COM, BALANGAN – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan kembali menghadirkan inovasi digital melalui peluncuran aplikasi SICAPER (Sistem Informasi dan Catatan Persuratan). Aplikasi ini dikembangkan untuk memodernisasi tata kelola administrasi surat menyurat di lingkungan internal perangkat daerah tersebut.

Kehadiran SICAPER menjadi solusi atas tantangan pengelolaan persuratan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan buku agenda maupun pencatatan terpisah di berbagai platform. Meski pemerintah pusat telah menyediakan aplikasi SRIKANDI, kebutuhan di tingkat daerah dinilai masih memerlukan sistem tambahan yang lebih sederhana, cepat, serta mampu mengakomodasi berbagai kanal pengiriman surat, termasuk pesan instan.

Cikal bakal SICAPER berawal dari inisiatif Fatmawati, CPNS tahun 2025 yang bertugas sebagai arsiparis di Sekretariat BKPSDM Balangan. Ia mengembangkan sistem awal berupa portal sederhana yang terhubung dengan Google Sheets untuk mencatat surat masuk, surat keluar, hingga nomor SPPD.

“Tujuannya sederhana. Dengan memindahkan ke sistem digital, data surat lebih mudah dicari di lain waktu,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Inisiatif tersebut kemudian mendapat dukungan dari Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BKPSDM Balangan, Barkatullah Amin. Ia menilai sistem tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi aplikasi yang lebih terintegrasi sebagai pendamping SRIKANDI.

“Kami ingin aplikasi yang dapat menjadi cadangan sekaligus penunjang yang stabil. Aplikasi ini menghimpun semua surat, baik yang berasal dari sistem pusat maupun surat manual, sehingga tertata dalam satu pintu,” jelasnya.

Pengembangan SICAPER selanjutnya dilakukan melalui kolaborasi dengan pengembang aplikasi, Reza Fahdina. Sistem ini dirancang agar setiap bidang di BKPSDM dapat melakukan registrasi surat secara mandiri tanpa bergantung pada petugas sekretariat.

“Harapannya, SICAPER membuat alur persuratan lebih lancar dan rapi. Semua bidang kini bisa langsung mengisi dan mendapatkan nomor surat tanpa ketergantungan pada petugas sekretariat. Ini memangkas waktu birokrasi secara signifikan,” ungkap Reza.

Dengan sistem tersebut, peran arsiparis kini menjadi lebih strategis sebagai pengawas dan pengelola utama atau super admin, bukan lagi hanya sebagai pencatat manual.

Kepala BKPSDM Balangan, H Sufriannor, memberikan apresiasi atas inovasi tersebut dan menilai SICAPER sebagai langkah nyata dalam transformasi birokrasi di daerah.

“Administrasi yang tertib adalah fondasi utama pelayanan publik yang prima. Saya sangat mendukung kehadiran SICAPER ini karena bukan hanya mendigitalisasi dokumen, tetapi juga menciptakan efisiensi kerja yang nyata,” tegasnya.

Ia menambahkan, inovasi ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bertransformasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efektif.

Melalui SICAPER, BKPSDM Balangan berharap sistem administrasi persuratan dapat berjalan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi digital di lingkungan pemerintah daerah.

CATEGORIES
TAGS
Share This